170 Mahasiswa Polibos akan Berangkat ke Taiwan

128
POTO : ISTIMEWA

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Salah satu relasi Bosowa, Surian Chang bertandang ke Politeknik Bosowa (Poltekbos), dalam rangka memfasilitasi mahasiswa dan alumni untuk kuliah sambil bekerja di Taiwan, Jumat (3/6/22).

Kunjungan ini didampingi oleh Ketua BPH Poltekbos, Muslim Salam, serta Direktur Poltekbos, Alang Sunding.

Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan sharing session dalam education talk, terkait peluang kerja mahasiswa dan alumni Poltekbos di Taiwan.

Menurut Surian Chang, program yang telah berjalan sejak tahun 2018 ini, bersama Chien Hsin University of Taiwan, yang sebelumnya telah diikuti oleh 24 alumni.

Khusus tahun 2022 ini, Poltekbos akan memberangkatkan kembali 170 mahasiswa dan alumni untuk ke Taiwan, pada September mendatang.

Lebih lanjut Surian Chang memaparkan, keuntungan bergabung di Poltekbos, dapat menjajaki karir sejak dini, baik di dalam maupun luar negeri.

“ Jadi di Taiwan itu, kita akan memperkuliahkan mahasiswa selama 4 tahun. Disana juga setiap mahasiswa yang kami bina, akan melalui bimbingan dari segi bahasa, etika dan budaya,” ungkapnya.

“Sembari berkuliah, mahasiswa Poltekbos akan bekerja dibeberapa perusahaan ternama, yang telah bekerja sama menjadi mitra kami,” tambahnya

Lanjutnya, pembagian waktu kerja dan kuliah bagi mahasiswa, 20 jam dalam seminggu dengan rentang waktu 3 hari kuliah dan 3 hari bekerja. Tentunya mereka juga akan mendapatkan pemasukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

“Pendapatan yang bisa diterima mahasiswa sebulan kisaran 15 jutaan. Jika selesai kuliah dan full kerja bisa dapat 25 Juta perbulan. Maka dari itu, banyak mahasiswa selesai kuliah senang lanjut di Taiwan. Jika sudah 5 tahun tinggal di Taiwan, maka pemerintah bisa mengeluarkan PR (permit resident) yang lebih memudahkan beraktifitas di Taiwan,” jelas Surian Chang.

Baca Juga :   Wali Kota Makassar Dengar Paparan Plt Gubernur Sulsel, Soal Capaian Covid-19

Paling menariknya, beberapa alumni Poltekbos yang ke Taiwan, telah menikmati hasil jerih payahnya, termasuk mengumrohkan keluarga, membeli kendaraan pribadi, bahkan membiayai pendidikannya ke jenjang selanjutnya.

Beberapa mahasiswa dan alumni yang telah tergabung di Taiwan, yakni dari program studi Perawatan dan Perbaikan Mesin, Teknik Mekatronika, Teknik Listrik, Perpajakan dan Perhotelan.

Nur Rachmat