Bergabung di Rumah BUMN, UMKM Binaan PLN Raup Omset Berkali Lipat

109
POTO : ISTIMEWA

BISNISSULAWESI.COM,┬áMAKASSAR – PT PLN (Persero) terus mendorong pengembangan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Komitmen tersebut ditunjukan dengan terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada UMKM.

Salah satu kisah sukses datang dari salah satu UMKM Binaan Rumah BUMN (RB) di Selayar, Kembang Dahlia.

Rosmina selaku pemilik UMKM kuliner abon ikan khas Kabupaten Selayar, menjelaskan RB Selayar konsisten dalam pendampingan dan pelatihan bagi usaha kulinernya.

“Selain mendapatkan pendampingan, Rumah BUMN juga membantu dalam hal pemasaran sehingga dapat meningkatkan produksi yang berdampak positif juga bagi pendapatan kami,” ungkap Rosmina.

Ia juga mencatat omsetnya bahkan meningkat sampai Rp 138 juta di tahun 2022.

POTO : ISTIMEWA

“Alhamdulillah produksi setiap tahunnya meningkat kami bahkan produk kami sudah terjual sampai pulau Jawa dan Kalimantan, kami berharap produk kami dapat semakin dikenal luas,” ujar Rosmina.

Senada, Paindo sebagai salah satu UMKM kuliner oleh-oleh binaan RB Majene juga mendapatkan manfaat yang sama. “Alhamdulillah kami merasakan manfaat positif dari RB BUMN, produk aneka kripik dan bawang goreng kami telah mendapatkan sertifikat halal, Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sampai dengan sertifikat BPOM. Bahkan omset kami jauh meningkat dari Rp 5 juta per bulan kini telah mencapai Rp 42 juta per bulan,” pungkas Syarifuddin selaku pemilik UMKM Paindo.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin mencatat sampai saat ini sejumlah 581 UMKM telah menjadi binaan Rumah BUMN Selayar dan Majene. “Kami bersyukur, bantuan yang kami berikan membawa dampak positif bagi UMKM dan semoga dapat meningkatkan produktifitas UMKM dan taraf ekonomi masyarakat,” tandas Andy.

Baca Juga :   Pelindo Siap Dukung Agenda MNE Komodo-4 di Makassar

Dirinya menambahkan sebanyak 18 UMKM binaan Rumah BUMN Selayar dan Majene telah naik kelas dan sudah memiliki sertifikat halal dari Kementerian Agama. “Peningkatan kapabilitas pelaku ini selaras dengan visi PLN yaitu mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi,” ujar Andy.

“PLN berkomitmen untuk menghasilkan Creating Share Value (CSV) yang berlandaskan Sustainable Developments Goals (SDGs) dalam peningkatan perekonomian yang dikolaborasikan dengan dukungan berbagai pihak untuk bersama menumbuhkan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Upaya yang dilakukan PLN ini merupakan komitmen perseroan terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.