Cara Gojek Bangun Keakraban dengan Pelajar

110
POTO : MASYUDI FIRMANSYAH

BISNISDULAWESI.COM, MAKASSAR – Layanan transportasi Gojek, GoRide dan GoCar, telah menjadi pilihan utama pelajar di Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya kota Makassar, untuk berangkat dan pulang dari sekolah sebelum Pandemi COVID-19.

Kini setelah dua tahun berlalu, seiring dengan melandainya tren penyebaran virus COVID-19 dan semakin luasnya penetrasi vaksinasi , para pelajar kembali bisa melakukan pembelajaran tatap muka.

Gojek turut menjadi solusi layanan transportasi yang aman dan nyaman, untuk mendukung aktivitas dan mobilitas pelajar untuk kembali ke sekolah.

District Head Gojek Sulawesi Maluku dan Papua, Adwin Pratama Anas mengatakan, untuk menyambut pelajar yang sudah mulai kembali melakukan pembelajaran tatap muka, Gojek hadir dengan layanan transportasi, yang memberikan standar protokol kesehatan yang tinggi, sehingga para pelajar dapat merasa lebih aman dan nyaman.

“Sejak awal pandemi kami telah meluncurkan beragam inisiatif, untuk mendukung aktivitas dan mobilitas para pelanggan kami selama pandemi. Diantaranya memfasilitasi program vaksinasi bagi ratusan ribu mitra Gojek, dan menghadirkan layanan dengan standar protokol kesehatan tertinggi di industri dengan Proteksi Ekstra dan fitur GoCar Protect+,” ungkapnya.

Lanjut Adwin, layanan ini mengupayakan jaminan kepada pelajar, yang ingin menggunakan seluruh kelengkapan proteksi Ekstra Gojek, untuk mengantar para pelajar ke sekolah dengan aman dan nyaman.

Selain itu, juga ada teknologi Gojek SHIELD yang terdapat pada aplikasi. Fitur ini berfungsi memastikan keamanan konsumen dari sebelum memulai perjalanan, selama perjalanan, dan pada situasi darurat.

Fitur tersebut diantaranya; verifikasi muka dan identitas driver, penyamaran nomor telepon, bagikan perjalanan, serta tombol darurat yang terhubung dengan Customer Care dan Tim Unit Darurat yang siaga 24/7 dan mengadopsi perspektif korban,” tambah Guntur Arbiansyah, selaku Head of Corporate Affairs Gojek Indonesia Timur.

Baca Juga :   Bertukar Ilmu Tentang Tanaman Hias hingga Aksi Sosial

Nur Rachmat