Dinas Perdagangan Kota Makassar : “Pelaku Usaha Kecil Sebagai Pilar Ekonomi”

BINSINSULAWESI.COM, MAKASSAR — Untuk mendorong semakin berkembang dan meningkatnya perekonomian di Kota Makassar, sebagai bentuk tanggung jawab dan kewenangan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perdagangan dalam hal pemberdayaan Usaha kecil dan Menengah.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar kembali mengundang Asosiasi UKM “Mutiara Timur” Kota Makassar bersama para pengusaha lainnya antara lain, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita), Mall Ratu Indah, Mall Panakukang, Toko Satu Sama, dan Pasar Sentral, Bertempat di Ruang Pertemuan Disdag, Rabu (13/12/2017).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan, Drs. H. Andi Muh. Yasir, M.Si, didampingi Sekdis, Drs. A. Momang Tisi, MM, Kabid Usaha Perdagangan, Ikhsan, S.Sos, MM, dan Kabid Perindustrian, H. Jabbar, S.Sos, M.Si.
Pertemuan ini juga merupakan tindaklanjut dari hasil pelaksanaan Makassar Foodi and Craft Expo 2017 pada 30 November lalu, sebagai salah satu upaya memfasilitasi pertemuan Assosiasi UKM Mutiara Timur yang mewadahi para pelaku Usaha Kecil Menengah denga para pengusaha di Kota Makasar dalam memasarkan produknya.

Pertemuan itu merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pertemuan pertama dengan Asosiasi UKM Mutiara Timur, yang diundang pihak Lotte Mart, Carefour, Gelael, Hypermart, Giant, dan Swalayan Baji Pamai.”Diharapkan dari pertemuan ini, tercipta sinergitas yang positif antara kedua belah pihak agar terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dalam memberdayakan UMKM di lorong yang ada di Kota Makassar,” imbuh Andi Muhamad Yasir, Kadis Perdagangan Kota Makassar.

Menurut dia, saling membutuhkan, saling mempercayai, saling memerlukan dan saling menguntungkan, tentu akan berkontribusi yang signifikan terhadap kemajuan perekonomian di Kota Makassar menuju Makssar. (Adv)

Baca Juga :   Tekan Laju Penyebaran­ Covid 19, Danny Gela­r Pelatihan Simulasi ­Genose