Dua Hotel di Makassar Sudah Punya Sertifikat Halal

GM Hotel Pesona Makassar, Ali Hidayat menerima sertifikat dapur halal yang diberikan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Makanan (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Pesonna Makassar, Jl Andi Mappanyukki, Makassar.

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR —Keseriusan PHRI untuk mendukung Sulsel menjadi ikon halal tourism di Indonesia juga dibenarkan Kwandi Salim, Ketua PHRI Makassar. Menurutnya, Sulsel sebenarnya sudah memiliki semua komponen untuk menjadi destinasi halal. Hanya saja perlu pengakuan dari pihak-pihak yang berhal untuk memberikan itu, misalnya Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong semua hotel di kota Makassar unuk mendapatkan sertifikat dapur halal dari MUI. Saat ini sudah ada dua hotel, yakni Aston Hotel Makassar dan Hotel Pesonna Makassar. Menyusul beberapa hotel lagi, termasuk Grand Clarion Hotel Makassar sudah masuk dalam tahapan yang mengarah kesana.

Pada 27 Februari 2018 lalu, Hotel Pesona Makassar resmi memperoleh sertifikat dapur halal dari MUI. Penyerahannya dilakukan oleh Direktur Pengkajian Pangan , Obat-oabatan dan Kosmetik (LPPOM) MUI Tajuddin Abdullaj, kepada General Manager Hotel Pesonna Makassar Ali Hidayat.

Ini sekaligus memperkuat hotel milik perusahaan BUMN Pegadaian ini dengan mengusung tagline “Halal & Lifestyle Hotel”. Semua tamu yang datang tidak perlu lagi meragukan makanan dan minuman yang dikonsumsi, karena semuanya sudah dijamin halal. Sudah ada 103 menu makanan dari Hotel Pesonna Makassar, telah mendapat sertifikat halal.

Keseriusan PHRI untuk menjadikan Makassar sebagai tujuan utama halal tourism di pulau Sulawesi, mendapat sambutan baik dari Badan Promosi Pariwisata Makassar (BP2M). Selama ini diketahui Manado menempati urutan pertama untuk kunjungan wisatawan mancanegara di Sulawesi. Setelah halal tourism bisa diwujudkan, maka wisatawan luar negeri dari Asia dan timur tengah diharapkan akan datang ke Kota Makassar.

“Kami selalu mendorong sekaligus memotivasi hotel-hotel di Makassr untuk mensertifikasi dapurnya. Caranya gampang kok di LPPOM MUI,” ujar Joko Budi Jaya selaku Sekretaris Executive BP2M.

Baca Juga :   Gejolak Rupiah Dipengaruhi Penguatan Dolar Secara Global

Penduduk Kota Makassar mayoritas muslim, mestinya dapat dengan mudah menjadi destinasi utama halal tourism. Makanya perlu langkah bersama antara pemerintah dengan berbagai pihak untuk mewujudkan itu. /Nur Rachmat