IHSG Ditutup Menguat ke Level 6,481.769

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Index Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 1.019% ke level 6,481.769 pada perdagangan Jumat (8/10). Penguatan IHSG tersebut, sejalan dengan mayoritas bursa regional yang menguat seperti Nikkei (+1.34%), ASX 200 (+0.87%), SSEC (+0.67%) dan HSI (+0.55%). Di sisi lain, salah satu bursa regional tercatat melemah yaitu KOSPI (-0.11%) pada sore hari ini (8/10).

Secara sektoral, mayoritas sektor ditutup menguat yang dipimpin dari Sektor Transportation (+3.63%), Industry (+1.60%) dan Energy (+1.49%). Di sisi lain, tercatat satu sektor ditutup melemah yaitu Sektor Cyclicals Consumer Goods (-0.48%) pada perdagangan Jumat (8/10).

Dari data Phintraco Seekuritas, tercatat nilai transaksi sebesar Rp 15.60 triliun, total volume  28.41 miliar lembar saham dan total frekuensi sebanyak 1,441,324 kali transaksi. Investor asing tampak melakukan Nett Buy  Rp 2.40 triliun

Top value, BBRI: 4160 (+40) (+0.97%), BMRI: 6900 (+200) (+2.99%), BBCA: 36450 (+650) (+1.82%). Top Volume, BUMI: 86 (0) (0.00%), FREN: 101 (+1) (+1.00%), DGIK: 114 (+11) (+10.68%). Top Foreign Nett Buy, BBRI: 4160 (+40) (+0.97%), BBCA: 36450 (+650) (+1.82%), BMRI: 6900 (+200) (+2.99%). Top Foreign Nett Sell, SMGR: 8075 (0) (0.00%), HRUM: 7825 (-425) (-5.15%), EXCL: 3000 (+130) (+4.53%)

Sementara itu, LQ45 Top Gainers, AKRA: 4400 (+260) (+6.28%), MEDC: 600 (+30) (+5.26%), MNCN: 900 (+40) (+4.65%). LQ45 Top Losers, ACES: 1420 (-30) (-2.07%), UNVR: 4760 (-70) (-1.45%), JSMR: 3970 (-30) (-0.75%)

Head Analist Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan. POTO : ISTIMEWA

Head Analist Phintraco Sekuritas, VValdy Kurniawan menyebutkan, Uptrend IHSG diperkirakan berlanjut pada perdagangan Senin (11/9). IHSG berpotensi menguji resistance level yang juga merupakan level psikologis di 6500 di awal pekan. Potensi tersebut didukung besarnya kecenderungan akumulasi, terutama oleh Investor Asing yang jika diakumulasi mencatatkan net buy hingga Rp11.58 triliun dalam sepekan terakhir.

Baca Juga :   Nilai Ekspor Sulsel Tembus Rp 101,52 Juta

Saham komoditas, terutama batubara diperkirakan melanjutkan penguatannya pasca pullback signifikan. Hal ini sejalan dengan masih terjadinya gangguan supply batubara di Tiongkok. Sementara harga komoditas-komoditas energi lain telah lebih dulu membukukan rebound. Saham perbankan juga masih dapat diperhatikan, menyusul besarnya akumulasi beli Investor Asing pada saham-saham bank besar.

Saham yang dapat diperhatikan di Senin (11/9), meliputi ADRO, ITMG, PTBA, HRUM, BBCA, AKRA, ASSA, CPIN dan JPFA.

Bali Putra