Kantor Pos Sudah Membuka Layanan di Mamuju dan Majene

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Gempa bumi magnitudo 6,2 yang berpusat di Kabupaten Majene, Jumat (15/01), berdampak langsung ke Kota Mamuju, Sulawesi Barat dan wilayah sekitarnya.

Bencana alam tersebut, memakan korban jiwa meninggal dunia, puluhan orang luka-luka, ribuan warga mengungsi, rumah warga dan perkantoran hancur rata dengan tanah.

Tak luput dari itu, beberapa unit kantor pos Mamuju juga ikut terdampak dan sempat mengalami gangguan operasional. Namun sejak 22 Januari,  21 layanan di kantor pos Mamuju sudah kembali normal, ditandai dengan beroperasinya dinas layanan terbatas.

“Alhamdulillah mulai hari ini sudah dibuka layanan darurat pelayanan pos, meskipun masih terbatas,” ujar Kepala Kantor Pos Mamuju, Arfan Adit.

Ia brharap, dibukanya layanan terbatas, masyarakat sudah bisa menikmati layanan jasa pos, dan melakukan kewajibannya untuk membayar beberapa tagihan, seperti listrik, beli token, iuran BPJS, beli materai dan lain-lain.

“Kami sampaikan duka mendalam atas bencana gempa yang terjadi di Kabupaten Majene dan Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Kami memastikan layanan pos di sejumlah wilayah di dua daerah tersebut tetap beroperasi secara normal, meskipun jaringan di beberapa unit kerja sempat mengalami gangguan,” tutur Arfan.

 

Nur Rachmat

Baca Juga :   Kembalikan Kunjungan Wisman, Pemerhati Pariwisata Minta Pemerintah propinsi dan Daerah Bersinergi