Kenalkan Bisnis dan Bahaya Kelistrikan Sejak Dini, Srikandi PLN Sasar Siswa SD

219
POTO : ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Guna memberikan pemahaman sejak dini terkait proses bisnis dan bahaya yang ditimbulkan listrik, Srikandi PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), menggelar sosialisasi kepada siswa SD Kristen IPEKA Makassar. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan masyarakat terkait keamanan listrik.

Melibatkan 75 siswa yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Salah satunya, Marcello siswa kelas 6. Ia mengaku senang bisa mendapatkan pengalaman baru dan pengetahuan tentang kelistrikan.

Kepala SD Kristen IPEKA Makassar, Sherly Mendo mengatakan, adanya kunjungan ini dapat menambah pengetahun siswa terkait kelistrikan.

“Kami mengapresiasi upaya Srikandi PLN melaksanakan pengajaran untuk siswa. Kami yakin, kegiatan ini menambah value pada anak didik,” ungkapnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN dalam memberikan pemahaman kepada siswa, tentang proses bisnis PLN dan potensi bahaya listrik sejak dini.

POTO : ISTIMEWA

“Para siswa mendapat penjelasan mengenai sumber tenaga listrik, penggunaan listrik yang aman dan potensi bahaya listrik, serta pencegahannya,” kata Andy.

Andy mengimbau kepada masyarakat agar tertib memanfaatkan tenaga listrik demi menghindari bahaya kebakaran akibat korsleting. “Keselamatan manusia merupakan hal yang utama, dengan menggunakan Instalasi dan Peralatan Listrik sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) serta tertib pemanfaatan tenaga listrik, masyarakat juga turut memiliki komitmen untuk menjaga hal tersebut,” ujar Andy.

Kegiatan sosialisasi ini dikemas menarik, dengan metode interaktif, sehingga para siswa pun sangat antusias menyambut penjelasan yang disampaikan Srikandi PLN. Terlihat dari banyaknya para siswa yang aktif bertanya kepada narasumber.

Selain sosialisasi PLN juga mengimbau kepada para siswa untuk menjauhi jaringan listrik saat bermain layangan, untuk menghindari potensi bahaya tersengat listrik dan membuat aliran listrik padam, sehingga dapat mengganggu kegiatan masyarakat. (*)

Baca Juga :   Kebakaran Masif, Dibutuhkan Perhatian Serius Berbagai Pihak