Kerja Sama Guru dan Orang Tua untuk Membekali Pengetahuan Internet Anak

POTO : ISTIMEWA
BISNISSULAWESI.COM, GOWA  – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 25 November 2021 di Gowa, Sulawesi Selatan.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Menjadi Juara dengan Sekolah Online”.
Empat orang narasumber tampil dalam seminar kali ini, yaitu Dosen Politeknik LP3I Makassar Ahmad Firdaus SE M.Ek; Blogger & Lifestyle Content Creator Zulqiah Angraini; Dosen Upri Makassar Nurfauziah Syams Musamma; serta Peneliti & Pendidik Nur Wahyuni S.Pd. Sedangkan moderator adalah Desmona selaku Penyiar TV. Kegiatan yang diadakan secara gratis ini diikuti oleh 570 peserta.
Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.
Materi pertama dibawakan Ahmad Firdaus dengan tema “Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital”. Menurut dia, kendala pembelajaran daring sejauh ini mencakup kelemahan jangkauan infrastruktur internet, keterbatasan kuota, media pembelajaran yang masih monoton, minimnya serapan materi pembelajaran, kesulitan memahami karakter anak, serta tugas yang kurang interaktif.
“Guru perlu mengalokasikan waktu untuk murid yang tertinggal pelajarannya,” ujarnya.
Selanjutnya, Zulqiah Angraini menyampaikan paparan berjudul “Bahaya Pornografi Bagi Perkembangan Otak Anak”. Ia mengatakan, beberapa kiat yang dapat dijalankan orang tua agar anak terhindar dari bahaya pornografi di internet antara lain, melakukan pendampingan, menempatkan komputer di ruang keluarga, memberikan pendidikan seks sesuai perkembangan anak, serta memasang aplikasi pengaman pada gawai.
“Kita sebagai orang tua harus membantu untuk membasmi pornografi dengan memperdalam literasi digital,” ujar dia.
Pemateri ketiga, Nurfauziah Syams Musamma, memaparkan materi bertema “Literasi Digital bagi Tenaga Pendidik dan Anak Didik di Era Digital”. Menurut dia, untuk menjadikan pembelajaran daring secara menarik, guru harus membekali diri dengan keterampilan memahami media sosial, pengelolaan kelas online, berkomunikasi, serta dapat memotivasi siswa.
“Proses pembelajaran jarak jauh akan sulit jika tidak kerja sama semua elemen. Orang tua atau ibu harus bisa menjaga kesehatan mental anak selama masa pembelajaran,” tuturnya.
Adapun Nur Wahyuni, sebagai narasumber terakhir menyampaikan paparan “Tips Menjaga Keamanan Digital bagi Anak-Anak di Dunia Maya”. Ia mengatakan, aturan-aturan yang dapat diberlakukan setelah anak-anak kenal internet misalnya, standar apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, kewajiban menjaga informasi pribadi, batasan waktu, penggunaan aplikasi ramah anak, tidak bertemu langsung orang yang tak dikenal, dan sepakat berbagi bila ada yang tak nyaman.
Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu Desmona. Para peserta tampak antusias dan mengirimkan banyak pertanyaan. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp 100.000 bagi 10 penanya terpilih.
Webinar literasi digital ini mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Salah satunya, Ahmad yang bertanya tentang banyaknya konten yang mendekati pornografi seperti di media sosial yang menayangkan tayangan joget-joget.
Menanggapi hal tersebut, Zulqiah Angraini bilang, media sosial menerapkan suatu algoritma, sehingga apa-apa yang dicari atau sering dikunjungi warganet akan mudah tampil di linimasa akun media sosialnya.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.
Baca Juga :   Promo Durian Legit di MTC