KNEKS, Kemenkeu, dan KDEKS Sulsel, Tingkatkan Peran KUR dan UMi Syariah untuk UMKM

168
POTO : ISTIMEWA

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Keuangan Syariah memberikan berbagai layanan untuk membantu UMKM. Berbagai tingkatan pelaku UMKM dapat mengakses pembiayaan syariah. Mulai pelaku usaha ultra-mikro sampai pengusaha besar. Namun masih diperlukan literasi dan inklusi Keuangan syariah kepada pelaku UMKM. Para pemangku kepentingan perlu membantu UMKM menemukan mita lembaga Keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi usaha pelaku UMKM. Itu terungkap dalam rapat pleno KNEKS Desember 2022.

Wakil Presiden selaku Ketua Harian KNEKS mengharapkan berbagai Kementerian/Lembaga memperkuat penyelenggaraan Business Matching agar terjadi peningkatan jumlah UMKM dan nilai pembiayaan syariah yang mejadi peserta kegiatan tersebut.

POTO : ISTIMEWA

“KNEKS menindaklanjuti arahan tersebut dengan menyelenggarakan Workshop Pembiayaan Syariah yang salah satunya bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, OJK dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah,” ujar Deputi ME KNEKS, Iqbal.

Dikatakan, terdapat 3 kota yang menjadi Pilot Project, dimulai dari Makassar. Diharapkan dapat diimplemetasikan oleh Kementerian Keuangan bersama Komite  Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan TPAKD di seluruh provinsi.

Kementerian Keuangan membina UMKM di seluruh Unit Eselon 1. Program pembinaan dikoordinasikan melalui Tim Sinergi Pemberdayaan UMKM Kementerian Keuangan.

“Harapan kami kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap UKMM dalam mendukung ekonomi dan keuangan syariah di SulSel,” ujar Arridel Mindra, Kepala Kantor Wilayah Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara.

Salah satu peran Kementerian Keuangan dengan menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah yang disalurkan melalui Bank Syariah dan Ultra Mikro (UMi) Syariah yang disalurkan melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Pegadaian dan UUS PNM.

KDEKS Sulawesi Selatan mendukung penuh inisiatif KNEKS dan akan terus menindaklanjuti berbagai program prioritas KNEKS di Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga :   Universitas terbuka Bantu Kemendes Realisasikan Akademi Desa 4.0

“Bersama dengan  KNEKS dan Kementerian/Lembaga bahu-membahu untuk mendukung program strategis agar SulSel tetap tumbuh tangguh dalam rangka menyelesaikan berbagai problem UMKM” ujar Mukhlis, Direktur Eksekutif KDEKS Sulsel.

KDEKS akan berkoordinasi lebih intensif dengan Perangkat Daerah, OJK Sulsel, Kemenkeu Sulsel dan pemangku kepentingan ekonomi syariah di Sulawesi Selatan untuk menyelenggarakan kegiatan serupa di masa mendatang.

Antusiasme pelaku UMKM sangat tinggi. Dari 157 UMKM yang mendaftar, menghasilkan 116 UMKM yang lolos proses kurasi. Kurasi melihat kecocokan kondisi UMKM dengan eligibility criteria lembaga Keuangan syariah penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah dan Ultra Mikro (UMi) Syariah.

Salah satu peserta, Andi Tiara memiliki usaha Zaini Hijab merasakan manfaat kegiatan hari ini yang mengajukan pembiayaan KUR/UMi Syariah.

“Alhamdulillah kami pelaku UMKM merasa terbantu adanya kegiatan workshop ini, selain menambah literasi kami diajak juga untuk bertemu langsung dengan lembaga keuangan syariah untuk membantu permodalan kami,” pungkas Andi. (*)