Luncurkan FUSO Euro4,  Bosowa Berlian Motor Bukukan SPK 375 Unit

133
POTO : ISTIMEWA

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – PT. Bosowa Berlian Motor, bekerja sama dengan PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), menggelar launching Regional untuk produk kendaraan niaga  FUSO Euro4, di pelataran Trans Studio Mall Makassar,  3-4 Juni 2022.

Pada acara ini, PT. Bosowa Berlian Motor dan KTB memperkenalkan detil informasi,  mengenai 29 kendaraan, yang terdiri dari 15 varian Canter dan 14 varian Fighter X, yang telah memenuhi standar Euro4. Keduanya dilengkapi dengan mesin 4V21 untuk Canter dan mesin 6M60 untuk Fighter X.

National Operation Head Bosowa Berlian Motor,  Derlan Sumadi mengatakan, pada hari pertama (3/6/2022), pelanggan diundang untuk menghadiri penjelasan teknis dan makan malam. Kemudian pada hari kedua (4/6/2022), pelanggan dan para supir diundang untuk merasakan secara langsung kekuatan Canter dan Fighter X melalui kegiatan test drive.

“KTB dan diler SIAP, memberikan dukungan yang terbaik di era Euro4, dengan memperkenalkan peralatan canggih untuk memeriksa performa mesin Euro4, dan menunjuk mekanik profesional untuk menjalankan perawatan di lokasi bengkel diler dan MWS, untuk unit yang berada di area kerja,” ujarnya.

Lanjut Derlan, sama seperti pada era Euro2, Canter dan Fighter X telah dilengkapi dengan “Runner Telematic System” dari pabrik, untuk mendukung bisnis konsumen melalui berbagai cara.

Berlan Sumadi juga mengungkapkan, pada peluncuran perdana Carter dan Fighter X semalam sudah ada 375 unit surat pemesana  kendaraan (SPK) yang berhasil dibukukan, ini artinya para customer dan pelanggan sangat antusias dengan kehadiran kendaraan berbodi besar ini.

Pada kesempatan ini, salah satu pelanggan loyal Bosowa Berlian Motor, H. Amran, yang hadir pada acara test drive mengatakan, penasaran dengan kehadiran Carter dan fighter X,akhirnya terbayarkan karena sudah mencoba sendiri.

Baca Juga :   Pebalap AHRT Dominasi Podium di IRS 2017 Seri 3

“Kami sudah melakukan pemesan 20 unit Carter dan Fighter X, yang akan digunakan untuk mengangkut hasil pertanian seperti Beras dan Nikel,” tuturnya.

Nur Rachmat