MENTERI HUKUM DAN HAM: SOP SAUDARA MAKNYUS

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly SH., MSc., Ph.D , saat lagi menyantap Sop Saudara di jalan A.P Pettarani Makassar

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna Hamonangan Laoly, pekan lalu melakukan kunjungan selama dua hari di Kota Makassar. Bapak yang juga dikenal sebagai politisi PDIP ini, diagendakan membe rikan pengarahan umum bagi para CPNS Kemenkumham se-Ssulsel di gubernuran.

Saat tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, sebelum berisitirahat di Grand Clarion Hotel Makassar, Yasonna menyempatkan diri mampir di salah satu rumah makan sop saudara di Jalan AP Pettarani Makassar. Ia ditemani sejumlah pejabat Kemenkumham, di antaranya Sekjen Kemenkumham DR Bambang Rantam Sariwanto, Dirjen Pemasyarakatan Dr Mardjoeki, Staf Khusus Menteri Komjen (Purn) Nurdin, Penasihat Menteri Ian Siagian, dan Irjen Kemenkuham, Aidir Amin Daud.

“Pak Menteri saya lihat makan sop saudara langsung dua mangkok sop. Beliau sangat menikmati sajian khas Sulsel itu,” ungkap M Syarief, pemilik warung makan Sop Saudara yang lokasinya bersebelahan dengan Masjid HM Asyik Makassar.

Menurut pengakuan Syarief, setelah shalat Maghrib beberapa orang dari Kemenkumham sudah mem-booking 20 kursi untuk kedatangan Menteri Hukum dan HAM bersama rombongan. Kursi yang dipesan berada di sisi selatan warung. Menteri dijadwalkan menikmati kuliner berkuah khas Kabupaten Pangkep itu, pukul 22,30 wita.

Saat datang ke rumah makan itu, menteri Yasonna mengenakan pakaian casual berwarna serba hitam. Di atas kepalanya menggunakan topi ala koboy yang populer melalui beberapa siaran film di televisi.

“Setiap ke Makassar saya selalu mencicipi makanan khas daerah ini. Untuk Sop Saudara tidak dapat dipungkiri, rasanya maknyuss, enaknya luar biasa,” tuturnya, saat dimintai komentar setelah melakukan press conference bersama beberapa mitra jurnalis Makassar.
Sabtu pagi, Menteri Yasonna memberikan pengarahan kepada sekitar 800 CPNS di ruang pola kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan. Harapannya, para CPNS itu saat telah ditetapkan sebagai PNS, dapat bekerja dengan baik, serta efektif dan efisien. /Nur Rachmat

Baca Juga :   REGINA RENGGANIS: BERSELANCAR SANGAT MENANTANG