Pasar Modal Indonesia Laksanakan Tiga Kegiatan CSR di Wilayah Sulawesi

531
Direktur KSEI Dharma Setyadi telah menyerahkan secara simbolis bantuan untuk program rehabilitasi ekosistem terumbu karang di pulau Barrang Lompo dan Pulau Barrang Caddi, kepulauan Spermonde Kota Makassar, Sulawesi Selatan kepada perwakilan masrayarakat setempat, di Kapal Phinisi, Selasa (22/08/2023). POTO : ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, JAKARTA – Self Regulatory Organization (SRO), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali menggelar kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam rangka HUT ke- 45 Pasar Modal Indonesia.

Kali ini SRO melaksanakan tiga kegiatan CSR di wilayah Sulawesi, pemberian donasi armada pengangkut sampah di Kota Manado, Sulawesi Utara, bantuan rehabilitasi ekosistem terumbu karang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, serta pemberian bantuan kendaraan operasional (Mobil Unit) kepada Palang Merah Indonesia (PMI) di Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin – Rabu (21-23/08/2023)

POTO : ISTIMEWA

Dalam kegiatan CSR di Kota Manado, SRO memberikan donasi armada pengangkut sampah yang bertujuan mendukung program pemerintah Kota Manado. Donasi tersebut digunakan untuk peremajaan truk sekaligus penambahan armada motor pengangkut sampah untuk menciptakan pengelolaan sampah yang baik dan profesional, serta perwujudan kepedulian Pemerintah Kota Manado terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Di Makassar, CSR dilakukan dalam bentuk bantuan rehabilitasi ekosistem terumbu karang (coral garden). SRO bekerjasama dengan Yayasan Kehati dalam mendukung program pembibitan karang guna menjaga kelangsungan ekosistem terumbu karang yang mengalami kerusakan akibat pengelolaan sumber daya laut oleh masyarakat. Dengan ini diharapkan dapat berubah menjadi baik dan berkelanjutan.

Pada kegiatan CSR di Sulawesi Tenggara, SRO mendonasikan bantuan Mobil Unit kepada PMI Sulawesi Tenggara yang bertujuan menciptakan sarana kesehatan yang memadai dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kegiatan donor darah yang optimal di Sulawesi Tenggara.

Direktur KSEI, Eqy Essiqy mewakili Panitia HUT ke-45 Pasar Modal Indonesia yang telah menyerahkan secara simbolis bantuan sarana transportasi berupa lima unit motor angkutan sampah kepada Walikota Manado, Andrei Angouw. Penyerahan disaksikan Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Winter Marbun, Direktur BEI Kristian S. Manullang, serta Sekretaris Perusahaan KPEI, Lucia Sintha Sari.

Baca Juga :   Gelar Berbagai Kegiatan, Pahlawan Darah Kota Makassar Selenggarakan Humanity Fest

Pada, Senin (21/08/2023), Direktur BEI, Kristian dalam sambutannya menyampaikan, dukungan ini merupakan salah satu sumbangsih nyata pasar modal Indonesia yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, dan tentunya dapat memberikan dampak baik pada aspek lingkungan serta mendukung program pemerintah untuk menciptakan Kota Manado yang lebih bersih dan asri.

Seelanjutnya, Selasa (22/08/2023) bertempat di Kapal Pinisi, Direktur KSEI Dharma Setyadi telah menyerahkan secara simbolis bantuan untuk program rehabilitasi ekosistem terumbu karang di pulau Barrang Lompo dan Pulau Barrang Caddi, kepulauan Spermonde Kota Makassar, Sulawesi Selatan kepada perwakilan masrayarakat setempat, Turut hadir Direktur KPEI, Antonius Herman Azwar yang juga menjabat sebagai Ketua HUT ke-45 Pasar Modal Indonesia, Direktur BEI, Kristian S. Manullang, Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Muas, Perwakilan BPSPL-KKP Makassar, Andi Ishaq Yusma, Direktur Program Kehati Rony Megawanto, Lurah Pulau Barrang Lompo dan Pulau Barrang Caddi, dan Komandan Polairud.

Dalam sambutannya, Direktur KPEI, Antonius menyampaikan, bantuan ini merupakan salah satu sumbangsih nyata pasar modal Indonesia bagi lingkungan hidup terutama dalam penanganan ekosistem terumbu karang Indonesia yang merupakan salah satu kekayaan biota laut kebanggaan bangsa.

Kemudian, Rabu (23/8) telah diserahkan bantuan berupa satu Mobil Unit oleh Direktur KSEI Dharma Setyadi kepada Ketua PMI Sulawesi Tenggara Abdurrahman Shaleh. Turut hadir pada seremoni, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara Usnia, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Konawe Muhamad Akbar, Kepala OJK Sulawesi Tenggara Arjaya Dwi Raya, Direktur BEI Jeffrey Hendrik dan Direktur KPEI Antonius Herman Azwar.

Antonius pada sambutannya menyampaikan, donasi ini merupakan kontribusi nyata semangat HUT pasar modal Indonesia untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan yang merata ke seluruh pelosok Indonesia. Beliau juga berharap dengan bantuan unit mobil ini dapat meningkatan awareness masyarakat Sulawesi Tenggara untuk mengikuti kegiatan donor darah.

Baca Juga :   Akses Transportasi Ditutup, Travel Terpukul

Sebagaimana diketahui, dana kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-45 Pasar Modal Indonesia diperoleh dari alokasi fee transaksi bursa dan fee jasa kustodian sentral pada 9 Agustus 2022 dan 29 Desember 2022 sebesar Rp20,2 miliar, serta alokasi dana CSR dari penyelenggaraan HUT Pasar Modal Indonesia tahun sebelumnya sebesar Rp12,20 miliar. Selanjutnya, dana tersebut digunakan untuk melaksanakan kegiatan CSR di berbagai wilayah Indonesia.

Adapun bentuk kegiatan CSR yang dilakukan antara lain berupa penanaman pohon, pengadaan perahu sekolah, program anak sehat untuk pencegahan stunting, restorasi daerah pesisir termasuk pengembangan kapasitas masyarakat, konservasi pangan lokal, program pemberdayaan sampah, pengolahan dan kampanye sampah plastik, donor darah, bantuan ambulans, bantuan alat medis dan sarana kesehatan, serta perbaikan sekolah.

Berbagai kegiatan CSR tersebut merupakan bentuk apresiasi atas pencapaian pasar modal Indonesia, sekaligus sebagai bentuk komitmen pasar modal dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya terkait bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial, serta ekonomi. Selanjutnya, SRO secara rutin akan berupaya melaksanakan kegiatan CSR lainnya yang memiliki manfaat dalam jangka panjang bagi penerima bantuan.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyukseskan tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi prioritas pembangunan nasional. (*/rilis)