Pemprov Kumpulkan Penyuluh Pertanian se Sulsel, Bahas Budidaya Pisang

175
POTO : ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengumpulkan seluruh penyuluh pertanian di Sulsel, untuk membahas budidaya pisang. Pertemuan tersebut dilaksanakan di GOR Sudiang Makassar, Kamis (09/11/2023).

Pertemuan tersebut menjadi sarana edukasi bagi penyuluh, utamanya dalam merawat dan mengembangkan tanaman pisang.

Sebelum masuk ke dalam GOR, Bahtiar terlebih dulu meninjau stand pameran yang terdapat display berbagai pisang dari Sulsel, produk olahan pisang, serta dinas terkait.

Salah satunya, di stan Dinas Tanaman Pangan, Holtikuktura dan Perkebunan (TPH-BUN) Provinsi Sulsel. Disana dijelaskan terkait percepatan pembibitan dengan cara konvesional dengan metode bit, dengan metode PIF dan metode split.

“Yang sudah berbuah, diambil bakal tunas di bonggol. Ini metode cungkil mata tunas,” kata Pimpinan Laboratorium Kultur Jaringan TPHBUN Sulsel, Mansyur.

Stan lainnya, keripik pisang Banana Chipis Dg Tata, yang memproduksi keripik pisang. Untuk satu tandan pisang, menghasilkan 150 bungkus dalam sehari yang dijual Rp15.000 per bungkus.

POTO : ISTIMEWA

“Kami mempekerjakan dua tenaga kerja, dibantu istri dan anak ujar Muhammad Takdir, pemilik Banana Chipis.

Ia mengaku baru mempekerjakan karena alasan menjaga kualitas.

Di UMKM-nya, sering didatangi mahasiswa dan pelajar untuk meneliti dan belajar membuat keripik. Ia meminta bantuan peralatan perajang pisang dan continuous sealer untuk membungkus keripik.

Sedangkan lainnya, keripik Pisang H2.S2 menyampaikan memiliki produksi yang sama, sehari 150 bungkus keripik dengan mempekerjakan 7 orang, termasuk keluarga sendiri. “Produk kami sudah masuk bandara,” sebut Haswah.

Sementara itu, pertemua gubernur dengan penyuluh pertanian diikuti ribuan peserta dengan menghadirkan sejumlah pemateri ahli.

“Kami sangat senang bisa dikumpulkan untuk mendengarkan arahan dan pemahaman lebih jauh terkait apa yang menjadi program Pj Gubernur, serta dari para pemateri yang berkualitas sehingga kami akan teruskan ke lapangan,” kata Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Irfandy Ilyas.

Baca Juga :   Pos TNI AL Selayar Bersama Basarnas¬† Selamatkan¬† Awak KLM. Nurul Jaya yang Tenggelam di Perairan Taka Bajangan

*/Editor : Bali Putra