Pemprov Sulsel Pastikan Rekonstruksi Ruas Jalan Pinrang – Rappang Mulai dikerjakan

168
POTO : ISTIMEWA

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan ruas jalan Pinrang – Rappang mulai dikerjakan dan menjadi salah satu fokus prioritas.

Untuk tahun 2022 ini, ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Sidrap ini terdiri dari dua paket kegiatan, yakni salah satu progres pengerjaan telah terkontrak Rp13,9 miliar, dan paket lainnya yang dialokasikan Rp19,6 miliar.

Peningkatan/rekonstruksi ruas jalan dengan total lebih Rp33 miliar ini, nantinya akan menangani sepanjang total 6,2 km dengan penanganan pada ruas jalan rusak berat.

“Alhamdulillah, sudah mulai tahap pengerjaan untuk rekonstruksi ruas Pinrang – Rappang paket 1. Untuk paket 2 masih sementara berproses lelang,” ujar Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Rabu (20/4/2022).

Penanganan ruas ini, kata Andi Sudirman, menjadi fokus Pemprov Sulsel, dikarenakan menjadi salah satu aspirasi masyarakat.

“Total tahun ini kita alokasikan sekitar Rp33 miliar untuk ruas Pinrang – Rappang. Kita harap dukungan seluruh pihak, utamanya masyarakat setempat demi kelancaran pengerjaan ruas jalan ini,” ungkapnya.

Andi Sudirman juga berharap, dengan penanganan akses ini dapat mempermudah mobilitas barang dan jasa bagi masyarakat. “Sehingga akan berdampak pada perputaran perekonomian menuju upaya pemulihan ekonomi,” katanya.

Kepala Dinas PUTR Sulsel, Astina Abbas, menyampaikan, saat ini sementara progres pekerjaan di lapangan pada paket peningkatan/rekonstruksi jalan ruas Pinrang – Rappang di Kabupaten Pinrang.

“Pekerjaan yang sedang berlangsung saat ini adalah pekerjaan galian untuk pelebaran jalan. Pada pekerjaan pelebaran ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu pekerjaan galian, pekerjaan pemadatan tanah dasar, penghamparan material berbutir dan pemadatannya, penghamparan lapis perkerasan dan pemadatan, diakhiri dengan pekerjaan pengaspalan. Pekerjaan pemadatan pada setiap lapis perkerasan dilaksanakan untuk memastikan kekuatan dan kestabilan struktur perkerasan jalan,” katanya.

Baca Juga :   Lewat TJSL, PLN Dukung Pengembangan Ekonomi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

Marwiah Syam