Praktisnya Charging Mobil di Rumah, Begini Kata Pelanggan PLN

91
POTO : ISTIMEWA

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – PT PLN (Persero) terus berinovasi mendukung ekosistem Electric Vehicle (EV). Di samping menyediakan layanan pengisian baterai umum, PLN juga menyediakan layanan Home Charging bagi pengguna EV untuk memudahkan pengisian daya di rumah.

Seorang pengguna mobil listrik di Kota Makassar, H. Syarifuddin menuturkan, biaya operasional dan pemeliharaan mobil listrik cukup terjangkau dan tidak menghasilkan emisi buang.

“Hadirnya home charging membuat saya tidak perlu lagi mengantre di SPBU. Chargingnya praktis, banyak kemudahan dan promo juga dari PLN,” ujarnya.

Masih di Kota Makassar, Efendi Lukas turut mengapresiasi layanan dari PLN. Ia mengaku senang dengan kecepatan dan peningkatan pelayanan PLN dengan mendatangkan langsung petugas untuk memasang layanan home charging.

POTO : ISTIMEWA

“Saya dapat mengisi daya dengan mudah di rumah. PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara juga memperkenalkan layanan smart home,” ungkap Lukas.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin mencatat saat ini ada 8 pelanggan di Kota Makassar yang telah menggunakan layanan home charging dan akan terus bertambah. Termasuk Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di rumah dinasnya.

Untuk menambah minat penggunaan layanan home charging, PLN menawarkan Promo Pasang Baru “Super Everyday.” Promo dapat diikuti semua golongan tarif pelanggan PLN, dengan rincian pelanggan tegangan rendah (TR) 1 Fasa sampai 7.700 VA dan Pelanggan TR 3 Fasa sampai 13.200 VA.

Pelanggan 1 Fasa hanya membayar Rp 850 ribu dengan pilihan daya akhir 7.700 VA, sementara pelanggan 3 Fasa Rp 3,5 juta dengan pilihan daya akhir 13.200 VA.

“Pelanggan layanan home charging PLN juga mendapatkan diskon tarif tenaga listrik 30 persen pukul 22.00 WIB – 05.00 WIB atas pemakaian dari home chargingnya dengan berbasis IoT,” terangnya.

Baca Juga :   197 Perusahaan Minta Insentif Pajak

PLN juga membuka skema partnership dalam bisnis SPKLU. Mengingat potensial pengembangan bisnis SPKLU tumbuh signifikan. PLN telah membuka Layanan Partnership SPKLU sebagai bentuk dukungan mendorong percepatan tersedianya infrastruktur pengisian baterai kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

PLN membuka peluang Badan Usaha untuk dapat berkolaborasi bersama menjadi partnership penyediaan SPKLU dengan skema Investor Own Investor Operate (IO2).

“Kami siap mendukung pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Di manapun SPKLU-nya listriknya pakai PLN dan kami siap baik secara jumlah pasokan maupun bisnisnya,” tutup Andy.

Lokasi-lokasi tersebut bisa di cek pada Aplikasi PLN Mobile melalui fitur Electric Vehicle , sehingga para pengguna EV yang ingin melakukan perjalanan jauh dapat membuat rencana perjalanan terbaiknya.

rls