Terus Dorong Non Tunai, BI Siapkan Uang Tunai Rp 3,17 Triliun untuk Nataru 2021

Ilustrasi. POTO : DOK BISNISSULAWESI.OM

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Mengantisipasi kebutuhan uang tunai menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyiapkan uang tunai dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai dan layak edar. BI Sulsel memperkirakan arus keluar uang tunai (outflow) sebesar Rp 3,17 triliun, meningkat 6,02% (yoy) dibandingkan periode 2020 sebesar Rp 2,99 triliun.

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Causa Iman Karana menyebutkan, besarnya penyediaan uang tunai tersebut didasari pertimbangan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin meningkat seiring penurunan level PPKM di berbagai daerah.

BI Sulse, kata Iman, bersinergi dengan perbankan dalam memaksimalkan pendistribusian uang di berbagai wilayah termasuk melalui kas titipan agar perbankan Sulsel memiliki kecukupan persediaan uang secara jumlah dan pecahan. Dalam pelaksanaannya, BI Sulsel mewajibkan bank dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) menjaga ketersediaan uang dengan kualitas baik dan optimal termasuk pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Menyediakan layanan penukaran uang kepada masyarakat di loket perbankan sehingga masyarakat dapat memperoleh pecahan uang sesuai dengan kebutuhan.

BI juga mewajibkan bank memastikan seluruh kegiatan pengolahan uang sesuai dengan aspek K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Kepada masyarakat yang akan melakukan penukaran uang, BI Sulsel mengimbau penukaran dapat dilakukan secara kolektif, guna menjaga physical distancing. Kepada bank yang menyediakan loket penukaran, agar dipastikan seluruh proses penukaran sesuai protokol pencegahan Covid 19.

Bank Indonesia berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan uang tunai secara cukup, dan terus mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara non-tunai baik melalui digital banking, uang elektronik, maupun pemakaian QR Indonesia Standard (QRIS). Perkembangan infrastruktur digital yang semakin berkembang diimbangi dengan kerangka aturan yang memadai telah mendukung terciptanya transaksi pembayaran non tunai dengan cepat, murah, mudah, aman, dan handal sehingga mengarah pada terwujudnya less cash society.

rls

Baca Juga :   Industri Perbankan Syariah Terus Menunjukkan Pertumbuhan