Terus Melonjak, Lalulintas Komoditi Perikanan Sulawesi Selatan 2022

Sumber : Balai KIPM Makassar

BISNISSULAWESI.OM, MAKASSAR –  Balai Besar KIPM Makassar sebagai salah satu unit pelaksana teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan yang melakukan sertifikasi ekspor komoditi perikanan di Sulawesi Selatan, melaksanakan pengendalian sistem perkarantinaan ikan, serta pengendalian sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan.

Dari hasil pengendalian tersebut, Balai Besar KIPM Makassar mencatat volume ekspor komoditi perikanan 2022  sebesar 192.128 ton, senilai Rp. 9,9 Triliun. Volume ekspor komoditi perikanan ini terus meningkat selama dua tahun terakhir.

Pada 2020, volume ekspor komoditi perikanan hanya 158.050 ton, senilai Rp. 5,47 triliun. Pada 2021 meningkat 13,4% menjadi 79.180 ton, senilai Rp. 6,6 Triliun. Kemudian di 2022, volume ekspor kembali mencatatkan peningkatan 7,2% menjadi sebesar 192.128 ton, senilai Rp. 9,9 Triliun.

“Hal ini mengindikasikan membaiknya perekonomian Indonesia di sektor Kelautan dan Perikanan pasca pandemi Covid-19,” ungkap Kepala BKIPM Makassar, Ir. Sitti Chadidjah, M.Si.

Ekspor komoditi perikanan didominasi rumput laut kering yang mengambil porsi sebesar 83,0% dan produk turunan rumput laut berupa karaginan sebesar 5,2% dari total volume ekspor komoditi perikanan Sulawesi Selatan. Selain rumput laut, komoditi lain yang juga menjadi andalan Sulawesi Selatan pada 2022 adalah udang vannamei sebesar 4,0%, gurita sebesar 1,8% dan tuna sebesar 1,7%.

Lima besar negara tujuan ekspor komoditi perikanan Sulawesi Selatan adalah China, Korea Selatan, Jepang, Perancis, dan Amerika Serikat. Secara keseluruhan komoditi perikanan dari Sulawesi Selatan ini berhasil menembus pasar di 50 negara di lima benua di seluruh dunia.

Dikatakan Sitti, peran Balai Besar KIPM Makassar untuk menjaga produk perikanan Sulawesi Selatan dalam pemenuhan persyaratan impor negara tujuan sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan dunia terhadap produk perikanan asal Sulawesi Selatan.

Baca Juga :   Antisipasi Penyebaran Covid 19, Pasar Toddopuli Menggunakan Plastik Pemisah

“Semoga kelancaran ekspor komoditi perikanan dapat pula meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan turut mensejahterakan petani ikan dan nelayan di Provinsi Sulawesi Selatan,” harapnya.