Tingkatkan Mutu Pendidikan, PLN Serahkan Komputer untuk Cerdaskan Mahasiswa UIM

105
POTO : ISTIMEWA

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – PT PLN (Persero) berkomitmen menjalankan tujuan pembangunan berkelanjutan atau _Sustainable Development Goals_ SDG’s, salah satunya adalah peningkatan kualitas pendidikan. Wujud komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan ikut membantu menyediakan infrastruktur pendukung. Hal itu terwujud dengan penyaluran bantuan komputer bagi Universitas Islam Makassar (UIM).

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli memberikan bantuan sarana pendidikan berupa 5 komputer yang diserahkan oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdin yang diwakili oleh Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara, Alimuddin bagi Universitas Islam Makassar (12/12).

POTO : ISTIMEWA

Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan sarana prasarana belajar mengajar sangat dibutuhkan bagi mahasiswa. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menunjang kegiatan belajar mengajar khususnya di Universitas Islam Makassar karena PLN memberikan perhatian khusus bagi dunia pendidikan yang menjadi dasar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Andy.

Kepala Laboratorium Fakultas Teknik UIM Universitas Islam Makassar, Darmulia S.T. M.T. menyampaikan apresiasinya terhadap bantuan PLM Peduli.”Nantinya bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk alat praktek mahasiswa fakultas teknik,” ujar Darmulia.

“Sebelumnya mahasiswa terbatas dalam melaksanakan praktikum karena keterbatasan teknologi komputer, dengan adanya bantuan komputer tersebut tentunya akan memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan praktikum,” pungkasnya.

PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Kehadiran ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat

Baca Juga :   Pegadaian – Kemenpora, Ajak Pemuda Indonesia Berdaya Saing dan Merdeka Finansial