Universitas Dipa Makassar, Gelar Job Fair 2022

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR– Universitas Dipa (Undipa) Makassar menggelar job fair 2022, Senin (10/01). Job fair digelar selama satu hari sejak pagi hingga sore di ruang 206 Undipa Makassar. Menghadirkan para alumni dan juga mahasiswa tingkat akhir atau mahasiswa yang sementara menyelesaikan tugas akhir (skripsi).

Kegiatan job fair 2022 merupakan inisiasi Bagian Kemahasiswaan dan Karir, di bawah naungan Wakil Rektor III Undipa Makassar. Bekerjasama dengan PT. Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS).

Era globalisasi, menyebabkan persaingan dalam dunia kerja semakin ketat. Bukan hanya terjadi di tingkat nasional, juga internasional. Salah satu indikator dalam akreditasi perguruan tinggi adalah jarak waktu rata-rata antara waktu lulus dan waktu mulai masuk di dunia usaha dan industri. Untuk mengatasi masalah jarak waktu tersebut, wajib terus dilakukan pembinaan, juga memfasilitasi mahasiswa dan alumni untuk menyiapkan diri memasuki dunia kerja.

Link and match antara dunia kerja dengan perguruan tinggi juga harus berjalan selaras. Jumlah pengangguran dari kalangan perguruan tinggi relatif meningkat, di satu pihak, perusahaan mengeluhkan semakin sulit mendapatkan kandidat yang benar-benar sesuai. Ada ada banyak kandidat yang tersedia (pencari kerja), namun baru sebagian kecil yang memiliki kualifikasi memadai.

Oleh karenanya, job fair 2022 ini digelar. Selain merupakan program kerja Bagian Kemahasiswaan dan Karir Undipa Makassar, juga untuk membekali lulusan mengenai persiapan memasuki dunia kerja, memfasilitasi kalangan dunia usaha untuk mendapatkan SDM yang diperlukan, memfasilitasi alumni perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan, serta membangun sinergitas yang saling menguntungkan antara Undipa Makassar dengan kalangan dunia usaha.

POTO : ISTIMEWA

Job fair 2022 dibuka Wakil Rektor (WR) I Undipa Makassar, Komang Aryasa, S.Kom., M.T. dalam sambutannya, Komang menyatakan Undipa Makassar akan terus melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti ini (Job fair, red).

Baca Juga :   Tingkatkan Mutu Pendidikan, Dinas Pendidikan Makassar Lantik Pengurus K3S

Kegiatan job fair juga dirangkai dengan seminar yang menghadirkan Branch Manager PT. PKSS Makassar, Muhammad Yusuf sebagai narasumber.

 

Gelar Seri Webinar

Peningkatan digitalisasi dan kemajuan globalisasi, perusahaan menghadapi tantangan baru, tidak cukup lagi melakukan pengembangan personel menggunakan metode lama yang dinilai tidak pasti. Satu-satunya hal yang pasti adalah keterampilan baru yang akan diperlukan sebagai peluang dalam transformasi digital saat ini.

Tingkat fleksibilitas dan juga kemauan yang tinggi untuk belajar, akan menjadi persyaratan dasar untuk kesuksesan di masa depan. Cara orang belajar di masa depan juga berubah, maka dari itu untuk memungkinkan pengembangan personel terkini, konten pembelajaran baru dan format pelatihan lebih lanjut yang inovatif sangat diperlukan. Untuk kemudian dapat diintegrasikan secara fleksibel dan efisien ke dalam pekerjaan sehari-hari.

Membangun proses pembelajaran yang sesuai dan dapat menjamin suksesnya pengembangan personel, tidak hanya membutuhkan kemauan untuk belajar, juga tersedianya kesempatan belajar yang mengikuti perubahan teknologi digital.

Ini beberapa proses pembelajaran yang dapat mendukung pengembangan personel:

Pertama, karyawan harus berinvestasi secara mandiri dalam pengembangan dan memiliki tingkat pengorganisasian diri yang tinggi. Hal ini dapat dimotivasi secara intrinsik yaitu dari dalam seperti pemenuhan diri atau secara ekstrinsik seperti pengembangan karir.

Selanjutnya, pengusaha harus menciptakan kebebasan yang memungkinkan “belajar di tempat kerja” dan secara aktif mempromosikan budaya belajar di perusahaan.

Terakhir, pembelajaran harus inovatif dan menarik, format pembelajaran digital di mana dapat secara fleksibel dan efisien diintegrasikan ke dalam pekerjaan sehari-hari dan menyampaikan konten pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Karyawan adalah aset penting dalam memastikan bisnis berjalan sesuai harapan pemilik perusahaan. Oleh karena itu, pengembangan personel (People Development) merupakan suatu topik pembahasan yang menarik. Saat ini, perusahaan harus mengembangkan karyawannya karena hal ini dapat meningkatkan produktivitas perusahaan, juga dapat bersaing dengan perusahaan lain.

Baca Juga :   Peringati Nuzulul Quran, UMI Gelar Buka Bersama 1.000 Anak Yatim

Selain itu, pengembangan personel merupakan suatu proses atau kegiatan bersama antara pemilik perusahaan dan karyawan. Tujuannya, untuk memberikan kesempatan kepada setiap karyawan untuk mengembangkan kompetensi dan karakternya sesuai tuntutan pekerjaan dan kebutuhan perusahaan mendatang. Pengembangan personel dapat juga berupa penilaian kelayakan promosi karyawan.

Penilaian ditujukan untuk mengetahui apakah seorang karyawan siap melakukan tanggung jawab lebih besar sehingga dapat dipromosi atau masih perlu pengembangan diri lebih lanjut. Dengan adanya kesempatan ini, diharapkan karyawan dapat meningkatkan kinerja dan perusahaan pun mampu menyiapkan dan menciptakan calon pemimpin di organisasinya.

POTO : ISTIMEWA

Berkaitan dengan itu, Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak dan Teknik Informatika Undipa Makassar berinisiatif melakukan Seri Webinar #3 bertema Creating Indonesian Software Engineers with Emerging Technologies dan Seri Webinar #4 dengan tema Informatics is the Future untuk mendukung proses bersama antara pengusaha dan karyawan untuk mendapatkan hasil maksimal. Di sisi perusahaan terjadi peningkatan produktivitas dan di sisi karyawan terjadi pengembangan kompetensi khususnya dalam penggunaan teknologi dan karakter.

Seri Webinar digelar dengan tujuan :

  1. Mengetahui cara perencanaan, pengawasan, serta pemeliharaan perangkat lunak yang digunakan dalam suatu perusahaan.
  2. Memberikan pengetahuan tentang penggunaan teknologi informasi terkini.
  3. Memberi pengetahuan tentang cara menciptakan software engineer yang berkemampuan teknologi terkini.
  4. Memberi motivasi kepada peserta seminar untuk dapat mengasah kualitas dalam bidang software engineering dan penggunaan teknologi informasi untuk peningkatan kinerja di perusahaan.
  5. Memberikan gambaran tentang bagaimana teknik informatika di masa yang akan datang
  6. Menyelenggarakan kegiatan yang dapat mendorong semangat serta menginspirasi peserta untuk dapat membangun potensi, mengeksekusi peluang, menggali kreativitas yang bermanfaat, dan
  7. Memberikan sebuah konten yang berkualitas, sehingga peserta merasakan adanya motivasi serta semangat untuk mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya.
Baca Juga :   Mahasiswa UIT Temukan Alat Pendeteksi Hama

Webinar terbuka untuk umum dari berbagai latar belakang pendidikan seperti siswa kelas 3 SMA/SMK di wilayah Sulawesi Selatan, mahasiswa Undipa Makassar, guru, dan dosen. Kegiatan ini menargetkan 100 peserta.

*/adv